Lilipaly: Tim nasional Indonesia Kehilangan Nyawa pada Piala AFF

Pemain berposisi gelandang Tim nasional Indonesia, Stefano Lilipaly, kecewa pasca menerima kekalahan melalui Singapura di pertandingan pembuka Piala AFF 2018. Kesebelasan Merah Putih mesti mengakui keunggulan tipis 1-0 tuan rumah dalam pertandingan yang digelar di Stadion Nasional, hari Jumat (9/11) malam.

Lilipaly menilai kesebelasannya berlaga jauh dibawah standar seperti pada umumnya saat ditangani Luis Milla. Terlebih sang musuh berlaga di markas sendiri hingga mendapat suport setingkat lebih banyak melalui suporter dari tribun di gelaran Piala AFF kali ini.

“Berlaga di sini seringkali sukar, terutama hari ini. Kami tak berlaga sebagaimana pada umumnya, jadi ini yang membikin kami sulit meningkat kali ini. Terlebih kesebelasan musuh berlaga di markasnya sendiri serta menunjukkan performa optimal,” jelasnya dilansir melalui Fox Sports Asia.

“Kuncinya ada di fase pertama. Mereka berlaga amat agresif saat laga dibuka. Mesti diakui, mereka berlaga setingkat lebih bagus dari kami khususnya selama fase pertama. Aku kecewa atas pencapaian itu,” imbuh pemain berposisi gelandang Bali United itu.

Tentang golnya yang dianulir sang pengadil, bekas bintang SC Cambuur itu ogah memberi komentar lebih jauh. Menurut pendapatnya, yang perlu dikerjakan kini ialah membenahi performa supaya menang pada pertandingan berikutnya.

Tim nasional Indonesia bakal berkesempatan menjajal power Timor Leste, kesebelasan yang baru 2 kali menikmati atmosfer Piala AFF. Laga diatur bakal berjalan di hari Selasa (13/11) minggu depan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Saya ragu goal di fase pertama itu offside, lalu juga tersedia sejumlah kejadian pada kotak terlarang yang tak digubris sang pengadil. Namun, meski bagaimanapun Singapura berlaga setingkat lebih bagus hari ini. Kami mesti kembali memusatkan perhatian buat laga berikutnya,” tutup Lilipaly.